"Membangkang" Perintah Big-Boz !

Saat aku masih bertugas di suatu Bagian yang bertugas untuk Pengoperasian & Pemeliharaan suatu perangkat akses, banyak sekali tugas yang aku harus kerjakan termasuk mengawasi pelaksanaan operasi & pemeliharaan agar sesuai dengan ketentuan dan performansi-nya tetap pada standard yang telah ditentukan termasuk pencapaian target-target performansi khususnya jaringan akses yang hasil akhirnya merupakan nilai performansi Kantor yang pencapaiannya bersaing dengan Kantor lainnya.

Dengan beban yang begitu besar, sudah bukan yang aneh kalau aku harus bekerja nyaris 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu (bener-bener jadi manusia yang workaholic). Untuk menunjang tugas sehari-hari, sudah biasa kalau setiap hari Jumat sore aku mendownload performansi selama minggu itu untuk selanjutnya di evaluasi yang aku kerjakan pada hari Sabtu dan Minggu kemudian mencoba memberikan rekomendasi untuk disampaikan di hari Senin berikutnya untuk rekan-rekan yang bertugas di lapangan baik yang performansi nya tercapai atau tidak tercapai.

Nah, disuatu Malam Minggu ketika aku sedang bekerja dengan data-data yang aku bawa dari kantor, aku menerima SMS dari Big-Boz yang isinya suatu "Perintah" untuk semua jajaran di Kantor-ku agar semuanya "Keluar" dari kantor untuk mendukung Program Pemasaran. Aku yang sedang mengevaluasi performansi unit kerjaku seperti "tersentak" membaca SMS ini, karena selain menjaga performansi unit kerja sendiri, unit kerjaku juga menjadi "Tulang-Punggung" untuk mendukung dan mensukseskan Kinerja Pemasaran.

Aku kemudian menjawab SMS itu dan menyampaikan kepada Big-Boz bahwa saat itu (mendekati tengah malam) aku sedang mengerjakan dan mengevaluasi performansi unit kerjaku, dan menyampaikan juga bahwa suatu hal yang mustahil kalau kami yang di "Garis Belakang" yang menyiapkan "Dukungan" untuk mensukseskan Program Pemasaran di "Garis Depan" diharuskan ikut keluar dan "mengabaikan" performansi lainnya yang juga menjadi target kinerja Kantor. Aku sampaikan juga, bahwa aku beserta teman-teman di unit kerjaku tetap akan mendukung Program Pemasaran tapi tidak akan keluar kantor untuk mendukung Pemasaran secara langsung (menjadi "marketers").

Dampak dari SMS-ku, pada hari Senin berikutnya kami semua dipanggil Big-Boz yang intinya membahas SMS-ku dan akhirnya Big-Boz memutuskan bahwa unit kerjaku tetap melakukan tugas rutin yang tidak kalah "berat"nya dengan target pemasaran dan tidak dilibatkan untuk menjadi tenaga "marketers" yang harus keluar dari kantor.

6 comments:

marsudiyanto said...

Selamat siang Ki...
Met ngumpulin bendera yg berserakan

BLOGPreneur said...

Alhamdulillah (bukan mengomentari catatan aki), kita semua masih di karunia sehat ya ki. Sekali lagi, Alhamdulillah.

Rupanya aki masih rajin menulis, saya mencoba kembali untuk bernostalgia, saya mencari teman2 lama seperjuangan di blogger. Sebagian dari mereka masih aktif. Saya jadi ingin segera kembali ki.

BLOGPreneur said...

Amin, mudah2an Aki tidak lupa dengan saya ya ki. Sehat selalu.

andi said...

Assalamualaikum ..
Senang sekali membaca catatan-catatan aki selama kerja, banyak yang bisa diambil hikmahnya ...
Sehat selalu ki ...

Pairin, Pay said...

Salam kenal Aki.

Aki yang bener Gaul. tulisan sunggu bagus. Sukses terus dan selamat menikmati hari2 pensiunan Anda Ki. .

Salam : Toko kaos dan jaket.

setyobudianto said...

Wah Manstap Aki, akhirnya Big Bozz sadar juga xixixixi